Ketergantungan Transfer dan Kemunduran Otonomi Fiskal Daerah: Sebuah Analisis Struktural

Authors

  • Iwan Kurniawan

    Universitas IPWIJA
    Author

DOI:

https://doi.org/10.64779/xn46t328

Keywords:

ketergantungan transfer, otonomi fiskal daerah, desentralisasi fiskal, keuangan daerah, analisis struktural

Abstract

Desentralisasi fiskal dirancang untuk memperkuat kemandirian daerah melalui peningkatan kapasitas pendapatan asli daerah (PAD) dan efisiensi pengelolaan keuangan publik. Namun, dalam praktiknya, banyak pemerintah daerah di Indonesia masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap transfer dari pemerintah pusat, khususnya Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara struktural hubungan antara ketergantungan transfer fiskal dan kemunduran otonomi fiskal daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis struktural berbasis data panel keuangan daerah, yang mencakup rasio kemandirian fiskal, derajat desentralisasi fiskal, dan komposisi belanja daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan transfer yang berlebihan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat otonomi fiskal daerah, yang tercermin dari rendahnya optimalisasi PAD, lemahnya inovasi fiskal, serta kecenderungan belanja yang bersifat rutin dan kurang produktif. Temuan ini mengindikasikan adanya fenomena fiscal dependency trap yang berpotensi menghambat tujuan desentralisasi fiskal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengayaan literatur keuangan publik daerah serta implikasi kebijakan bagi perumusan strategi penguatan kemandirian fiskal dan reformasi transfer antarpemerintah yang lebih berkeadilan dan berorientasi pada kinerja.

Downloads

Published

2025-12-11